DPR Minta Ongkos Haji Diturunkan Lagi

jamaah-haji

Turunnya harga minyak dunia seharusnya berdampak dengan turunnya ongkos naik haji.

BeritaPrima, Jakarta - Pemerintah dan Komisi VIII belum menemukan kata sepakat soal besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Sebelumnya, usulan besaran BPIH yang diajukan Kementrian Agama diminta diturunkan lagi oleh DPR.

Menteri Agama, Lukman Hakim Syaefuddin, mengatakan poin penting dari penetapan BPIH bukanlah masalah turun atau tidak, tapi yang terpenting adalah rasional.

“Karena murah atau mahal itu relatif, tergantung kualitas pelayanan, reasonable atau tidak harga yang dipatok, itu yang penting,” kata Lukman di Kantornya, Gedung Kemenag, Lapangan Banteng, Selasa 7 April 2015.

Lukman menegaskan pemerintah juga harus mempertimbangkan kualitas pelayanan kepada jamaah. Sedangkan harga berbanding lurus dengan pelayanan.

“Kalau mau turun-turun dan murah saja sih bisa saja, tapi apakah kemudian kualitasnya bisa dipertangungjawabkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Lukman menyebut pemerintah sebenarnya telah mengajukan penurunan BPIH tahun ini sebesar US$26. Tapi tidak tertutup kemungkinan angka penurunan bisa lebih besar dengan melakukan efisiensi.

“Tahun lalu itu 3.219 dolar, sekarang kita usulkan 3.193 dolar, dan itu mungkin bisa kita turunkan lagi, karena harga minyak avtur turun, efisiensi-efisiensi kita lakukan, pemondokan-pemondokan baik di Mekkah maupun Madinah kita coba diefisienkan lagi, banyak pos-pos yang bisa kita efisienkan” ujarnya. (dik)

(Visited 32 times, 1 visits today)
Kategori: Pemerintah
Tags: #JamaahHaji

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*