Dua Brimob Polda Papua Tewas Diserang, Senjatanya Dibawa Kabur Pelaku

tewas3BeritaPrima, Jakarta - Dua anggota Detasemen Gegana Brimob Polda Papua dan seorang petugas keamanan PT Freeport Indonesia di Mimika, tewas setelah diserang lima orang tak dikenal. Dua pucuk senjata api milik polisi, dibawa kabur pelaku.

“Dua pucuk senjata api jenis stayer milik Detasemen Gegana dibawa kabur pelaku,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, kepada wartawan di Div Humas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Pelaku diduga kelompok kriminal bersenjata yang kerap menyerang aparat keamanan, baik itu Polri maupun anggota TNI yang sedang bertugas di Papua. Tak hanya aparat, mereka juga terkadang menyerang masyarakat sipil.

“Kemungkinan dilakukan kelompok kriminal bersenjata yang selama ini melakukan gangguan dan penembakan kepada masyarakat serta anggota TNI-Polri,” jelas Ronny.

Motif para pelaku, lanjut Ronny, biasanya dilakukan atas landasan perekonomian untuk merampas harta benda dan kebutuhan sembilan bahan pokok. “Motifnya biasanya alasan ekonomi karena tujuan mereka untuk merampas harta benda dan sembako,” pungkas Ronny.

Sebelumnya, dua anggota Gegana Brimob Polda Papua ditemukan tewas mengenaskan usai melakukan patroli di daerah Utikini, Papua. Mereka adalah Bripda Riyan Hariansyah (22), tewas dengan luka bacok di kepala bagian belakang, luka tembak di leher kiri dan kepala bagian belakang serta tangan kiri putus.

Kemudian Bripda M Apriadi mengalami luka bacok di leher, kepala bagian belakang dan tangan kanan. Satu korban lainnya yang diketahui bernama Suko Miartono, petugas keamanan PT Freeport Indonesia. Ia tewas dengan luka tembak di pinggang, dada, dan lengan. (ren)

(Visited 46 times, 1 visits today)
Kategori: Nusantara
Tags: papua

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*