Jenazah Penjual Akik Sekeluarga Tiba Di Bengkulu Pagi Ini

Buyung bersama istri dan anaknya ditemukan tewas di dalam mobil pribadinya karena keracunan obat nyamuk.
BeritaPrima, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menyatakan tiga jenazah yang merupakan satu keluarga penjual batu akik yang ditemukan tewas di dalam mobil mereka di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dibawa ke Bengkulu.
“Kantor Perwakilan di Jakarta membantu pemulangan ke Bengkulu, saat ini sudah siap menyeberang ke Bakauheni,” kata Gubernur di Bengkulu, Jumat (17/4/2015).
Ia mengatakan ketiga jenazah warga Bengkulu itu dibawa pulang menggunakan mobil jenazah milik Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu di Jakarta. Kendaraan pembawa jenazah itu diperkirakan tiba di Bengkulu pada Sabtu (18/4/2015) pagi.
Sebelum dibawa ke Bengkulu, ketiga jenazah sudah divisum dan dimandikan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Gubernur mengatakan sangat menyesalkan kejadian tersebut, dan meminta masyarakat tidak membawa langsung batu mentah ke luar daerah. “Sebaiknya diolah di Bengkulu, karena membawa ke luar daerah risikonya besar,” kata dia.
Satu keluarga penjual batu akik tersebut yakni Buyung (47), istrinya Desti (38) dan anak mereka Chandra (4), ditemukan meninggal dunia di dalam mobil milik keluarga itu dengan nomor polisi BD-1821-AH pada Jumat (17/4) pagi. (ren)

