Kisah Jenderal Moeldoko Dan Arloji Mewah

moeldoko-arloji

Panglima TNI Jenderal Moeldoko dikenal sebagai kolektor jam tangan mewah.

BeritaPrima, Jakarta - Para prajurit TNI di seluruh Indonesia cukup berbahagia yang menerima hadiah arloji alias jam tangan dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Selasa (19/5/2015).

Sang jederal ini nampaknya ingin menasbihkan diri agar selalu dikenang dengan sebuah jam tangan. Bahkan arloji yang diproduksinya itu diberi merek Jenderal TNI Moeldoko.

Tak tanggung-tanggung, Jenderal Moeldoko membuat jam tangan itu sebanyak 55 ribu unit. Betapa berbunga-bunganya para anggota TNI yang mendapat arloji dari kedermawanan sang jenderal tersebut.

Namun, sebelum jauh ke sana, publik mungkin belum lupa terkait sebuah jam tangan ‘mewah’ sang jenderal yang sempat ramai diberitakan pada April 2014 silam.

Peristiwa itu bermula dari sorotan media di Singapura. Jam tangan mewah itu diberitakan secara singkat berdasarkan foto dan tanpa konfirmasi. Di mana sang jenderal mengenakan jam tangan bermerk Richard Mille.

“Jam tangan ini konon dijual lebih dari USD100.000,” demikian dikutip dari laman mothership.sg.

Sejatinya, analisa pemberitaan itu mengacu pada foto dalam laman Straits Times yang dilansir 25 Maret 2014, di mana Jenderal Moeldoko terlihat mengenakan jam yang tampaknya bermerk Richard Mille. Di mana jam tangan mewah itu sangat langka karena hanya dibuat sekira 30 unit yang dijual di seluruh Amerika Selatan dan Utara.

”Jenderal Indonesia tampaknya berhasil mendapatkan salah satunya. Atau, bisa jadi itu varian yang berbeda tetapi masih untuk jenis yang terbatas,” ulas media tersebut.

Namun, selang beberapa hari kemudian Jenderal Moeldoko membantah bahwa jam tangan langka itu asli, melainkan buatan China. Bahkan untuk meyakinkan awak media, jam tangan palsu itu pun dibantingnya.

Moeldoko sering bagi-bagi jam tangan ke prajuritnya.

Moeldoko sering bagi-bagi jam tangan ke prajuritnya.

Jam tangan yang dimiliki Moeldoko itu dikabarkan mempunyai berbagai keistimewaan. Mulai dari jam tangan yang didesain menyerupai arloji pilot di era Perang Dunia II hingga edisi terbatas yang hanya diproduksi puluhan buah.

Berikut arloji ‘mewah’ milik sang jenderal:

1. Richard Mille Fellipe Massa RM 011 Black Kite.

Jam tangan ini merupakan seri khusus untuk mendukung Fellipe Massa yang saat itu membalap bersama tim Formula 1 Scuderia Ferrari. Pertama kali diluncurkan pada 2004 dan merupakan salah satu dari deretan koleksi terbatas Richard Mille.

Arloji ini merupakan generasi pertama yang pelatnya terbuat dari bahan karbon nanofiber dan dibanderol sekira Rp1,1 miliar. Istimewanya lagi, jam tersebut didesain khusus untuk menahan getaran kuat mesin mobil formula satu.

Menurut pemberitaan itu, arloji Moeldoko menggunakan mesin RM011-S fly-back chronograph penggerak otomatis. Richard Mille mengklaim arloji ini memiliki kemampuan menyimpan daya selama 55 jam seandainya tak digunakan oleh pemiliknya.

2. IWC Pilot’s Watch Chronograph Top Gun Miramar

Dibuat International Watch Company dengan tujuan menghormati sekolah pilot Marinir Amerika di Miramar, California. Sekolah ini merupakan sekolah yang melahirkan ratusan pilot Marinir Amerika sejak tahun 1969 hingga 1996. Dijelaskan bahwa jam tersebut secara sepintas tampak berdesain klasik. Dinyatakan dalam situs IWC, arloji tangan ini mengambil desain jam tangan pilot pada era 1930-1940an.

Arloji yang berbentuk bulat dengan diameter 4,5 sentimeter ini dapat dilihat dari angka di pelat arloji itu yang tak menunjukan angka 1-12 seperti arloji pada umumnya. Justru disitulah keunikannya. Hal itu menunjukkan angka 5-55 yang merujuk pada satuan menit dalam satu jam.

Angka di pelat arloji itu justru menunjukan angka 5-55 yang merujuk pada satuan menit dalam satu jam. Arloji ini dilengkapi dengan strap yang terbuat dari bahan kain. Rangka luar yang terbuat dari campuran keramik dan titanium merupakan keistimewaan dari jam tersebut.

3. Audemars Piguet Royal Oak Offshore Jarno Trulli

Dinyatakan bahwa jam ini merupakan satu dari sekian banyak seri Audemars Piguet Royal Oak yang legendaris. Jam ini yang diluncurkan Audemars Pigeut pada 2008 merupakan seri edisi terbatasnya. Untuk brand ambassadornya, AP menggaet pembalap team Toyota Formula 1 Jarno Trulli.

Jam yang dibaderol sekira Rp300 jutaan ini memiliki keunikan tersendiri. Dimana AP menggunakan sejumlah bahan yang juga digunakan dalam mobil formula satu.

Karbon tempa dipilih sebagai kerangka luar arloji tersebut. AP menggunakan campuran titanium–keramik untuk bagian bezelnya yang berbentuk segidelapan itu. Sebagai bahan dasar, AP juga memilih titanium untuk bagian tombol pengatur jarum jam (crown). Bagian depan dan belakang arloji ini terbuat dari mineral safir sehingga antigores.

Bahkan, Anda bisa melihat mesin jam bekerja secara detail di bagian belakangnya. Dan terlihat melingkar di pinggir rangka bagian belakang adalah gravir tulisan Royal Oak Offshore Limited Edition Jarno Trulli. (ren)

(Visited 71 times, 8 visits today)
Kategori: NewsMaker
Tags: moeldoko

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*