Kisah Perjuangan ABK Kapal Berenang 5 Jam Setelah Jatuh Ke Laut

Ilustrasi jatuh ke laut dan meminta pertolongan.
BeritaPrima, Jakarta - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Rahmajaya terpeleset dan jatuh ke laut tanpa ada yang tahu di sekitar Pulau Tiba, Sumatera Selatan. ABK ini berhasil selamat setelah berenang selama 5 jam untuk mencari pulau terdekat.
Insiden ini terjadi pada Kamis (26/3/2015) lalu. Pihak kepolisian dari Polda Lampung yang mendapatkan laporan langsung melakukan upaya pencarian dengan menggunakan kapal patroli milik kepolisian. ABK yang hilang itu bernama Suhardi Bin Tepeng.
“Setelah 2 hari pencarian dilakukan di TKP tidak ditemukan si korban,” ujar Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih kepada detikcom, Jumat (27/3/2015).
Namun pada Jumat pagi tadi, pihak kepolisian mendapatkan kabar bahwa Suhardi telah ditemukan dalam keadaan hidup dan sehat. “Saya mendapatkan telepon dari pembina nelayan bahwa korban Suhardi sudah diketemukan dalam keadaan hidup dari keluarga korban dan pemilik kapal,” terangnya.
Dalam pembicaraan dengan Suhardi, diketahui korban terpeleset di kapal dan jatuh ke dalam laut. Suhardi mencoba menyelamatkan diri dengan berenang selama 5 jam menuju pulau terdekat.
“Dengan susah payah dan gelombang laut besar menuju pulau Serdang/ pulau Sepak deket pulau Legundi pesawaran dan korban minta pertolongan nelayan jaring untuk diantar ke teluk,” ucapnya.
(feb)

