Maag Tak Kunjung Sembuh, Pria Bogor Ini Pilih Gantung Diri

Ilustrasi gantung diri.
BeritaPrima, Bogor - Iwan Albajara (43), warga Kampung Babakan, RT 01/01, Desa Cibalung, Cijeruk, Kabupaten Bogor ditemukan tewas setelah gantung diri menggunakan sarung tenun warna biru tua. Dia gantung diri di bambu kandang ayam tak jauh dari kediamannya, Senin (16/3/2015).
Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa gantung diri itu pertama kali diketahui Cunriah alias Cucun (32), istrinya usai pulang mengaji sekitar pukul 08.45 WIB.
“Saya kaget pas pulang, manggil-manggil suami saya terus dicari ke kamar nggak ada, kemudian saya ke belakang, suami sudah tergantung di bambu kandang ayam,” ujarnya kepada penyidik Polsek Cijeruk, Senin (16/3/2015).
Dia mengaku saat itu kondisi rumah memang sedang sepi, karena kedua anaknya sekolah. “Rumah lagi kosong, anak-anak belum pada pulang sekolah,” katanya.
Mengetahui temuannya itu, dia langsung melapor ke tetangga dan RT setempat yang kemudian dilaporkan ke Polsek Cijeruk.
“Berdasarkan keterangan istrinya dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban mengakhiri hidupnya karena depresi akibat tidak kuat menahan penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh,” jelas Kapolsek Cijeruk Kompol Murdaya, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, sejak menderita penyakit maag akut dan hernia korban tidak lagi bekerja. “Mungkin juga korban stress selain karena penyakit ga sembuh, juga mungkin stress karena tidak bisa menafkahi anak dan istrinya,” tandasnya.
Hasil penyidikan sementara, temuan mayat tersebut murni karena bunuh diri, karena tidak ada tanda bekas kekerasan atau benda tumpul ditubuh korban, kecuali dilehernya terlihat membiru akibat terlilit tali sarung tenun.
“Oleh pihak keluarganya, setelah dilakukan visum luar di Puskesmas setempat, korban langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU),” pungkasnya.
(feb)

