Menteri Anies Ngotot Gelar UN Online, Ini Alasannya

anies-baswedan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan. (Foto: BeritaPrima/dok)

BeritaPrima, Solo - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan keukeh tetap akan menggelar computer based test (CBT) atau ujian nasional (UN) berbasis komputer yang akan digelar tahun ini.

Alasan pertama, karena CBT itu sendiri bukan online. Kedua, hanya memanfaatkan komputer yang tersedia.

“UN komputer bukan UN online, jadi konsepnya ujian melalui komputer beda dengan online yah,” papar Anies, usai bertatap muka dengan para guru se-Solo di SMA Negeri 1 Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/2/2015).

Menurut Anies, CBT memang sangat pas diterapkan di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negeri yang besar. Sehingga untuk menggelar ujian yang diikuti 7,3 juta orang dalam jam yang sama memiliki tantangan tersendiri. Termasuk salah satunya membutuhkan logistik yang cukup besar pula.

“Kalau menggunakan kertas waktunya harus sama, karena soalnya keluar. Tapi kalau menggunakan komputer, maka soalnya tidak hilang. Jadi, sekolah bisa menyelenggarakan ujian di saat waktu ujian yang dijadwalkan sekolah saja,” bebernya.

Selain dari segi keamanan, jika UN dikerjakan di komputer akan mudah tersimpan datanya. Sehingga, menurut Anies, dibuatnya kebijakan baru ini karena pemerintah ingin segala hal mulai saat ini dapat dikerjakan melalui bantuan komputer.

Menyangkut kemungkinan munculnya pungutan ke wali murid seiring diberlakukannya sistem CBT tersebut, Anies menjamin, hal tersebut tidak akan mungkin terjadi. Pasalnya, sejauh ini sekolah-sekolah di Indonesia seluruhnya telah memiliki komputer untuk dipergunakan para siswanya. Sehingga, CBT ini pun menggunakan komputer yang dimiliki oleh sekolah itu tanpa harus membebani wali murid.

“Saya jamin tidak akan mungkin membebani wali murid. Karena sekolah-sekolah itu kan sudah punya komputer sendiri. Komputer-komputer itulah yang dipakai, tanpa harus membebani wali murid,” pungkasnya.

(ren)

(Visited 13 times, 1 visits today)
Kategori: Pemerintah

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*