Penggalangan Dana Anak Margriet Diduga Dapat Ribuan Dolar

Penggalangan dana yang dilakukan oleh putri Margriet, Christina Telly Megawe, untuk menebus Angeline dari tangan penculik melalui media sosial (Medsos) berhasil mengumpulkan uang sebesar USD3 ribu.
BeritaPrima, Denpasar - Kuasa hukum Agus Tay Hamba May, Hotman Paris, menduga penggalangan dana yang dilakukan oleh putri Margriet, Christina Telly Megawe, dengan dalih untuk menebus Angeline dari tangan penculik berhasil mengumpulkan uang sebesar USD3 ribu.
“Di medsos terkumpul sekira tiga ribu dolar,” beber Hotman kepada awak media di Jakarta Utara, Minggu (5/7/2015) malam.
Hotman pun lantas mempertanyakan peran aktif anak Margriet lainnya, Yvonne Caroline Megawe, dalam membantu Christina mencari donatur untuk menebus Angeline.
“Menurut Ipung (aktivis Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak), Yvone aktif bicara dengan bule asal Australia berinisial CB, sedangkan Christina aktif mencari dana di medsos, tidak pernah ada tim untuk cari jejak (mayat-red). Kalau semua kalimat SMS itu fiktif, patut diduga keterkaitan anggota keluarga,” imbuhnya.
Selain itu, Hotman memastikan, tidak pernah ada laporan ke polisi atas tindak penculikan. Sebaliknya, pihak keluarga justru menggalang dukungan dana di dunia maya untuk Angeline. Terlebih selama bekerja sebulan kepada keluarga Margarite, Agus tidak pernah melihat sosok Yvone.
“Hal yang saya curiga, kenapa lakukan penggalangan dana besar-besaran. Selama Agus kerja sebulan, belum pernah ketemu Yvone, sore hari pembunuhan dia datang.” pungkasnya.
Seperti diketahui, Christina Telly Megawe memanfaatkan jejaring sosial untuk menarik donatur menebus Angeline yang dikabarkan diculik sebelum akhirnya ditemukan tewas di belakang rumah Margriet. (feb)

