Tuntut Perbaikan Kesehatan, Buruh Surati Jokowi

Demo para buruh saat memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2015 di Monas Jakarta. (Foto: BeritaPrima/ Sonny Eko Kusetiawan)
BeritaPrima, Jakarta - Tuntutan-tuntutan yang diusung kaum buruh kepada pemerintah tidak hanya sekadar soal ekonomi, tetapi juga menyangkut kesehatan. Hal ini dikatakan oleh Koordinator Jaringan Aksi Perubahan Indonesia (JAPI), Yogi Lesmana.
Ia mengungkapkan bahwa selain tuntutan penolakan kenaikan harga-harga dan penghapusan outsourcing, ia mengajukan tuntutan kesehatan sebagai kedaulatan bangsa.
“Isu kesehatan selama ini dimonopoli oleh elit-elit yang menunggangi aksi buruh ini karena kita berjuang bersama. FPR (Front Perjuangan rakyat) dan JAPI mengawal isu kesehatan karena swasembada kesehatan sebagai kedaulatan bangsa,” ujar Yogi Lesmana dalam wawancara kepada jurnalis Beritaprima.com di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada jumat sore (1/5/2015).
Yogi juga mengungkapkan bahwa dalam May Day (Hari Buruh Internasional) ini, mereka juga mengirimkan surat aspirasi kepada jokowi-JK. “Selain berorasi, kita juga mengirimkan surat aspirasi kepada Jokowi-JK,” ungkap Yogi.
Yogi juga mencoba membuat konsolidasi ke tokoh-tokoh politik jika tuntutan tersebut tidak terpenuhi. Semua itu dilakukan agar tuntutan-tuntutannya terpenuhi demi kebaikan rakyat.
“Selama ini tidak dipenuhi, kita akan berkonsolidasi oleh tokoh-tokoh dan elit politik yang masih mempunyai hati dan kemanusiaan agar tuntutan-tuntutan kawan-kawan buruh dan rakyat tertindas terpenuhi,” ujar Yogi dengan lugas.
(Agil Kurniadi)

