Ridwan Kamil Ngaku Sering Tolak Undangan Dari Luar Negeri

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menerima Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazam Malik di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum 56, Bandung.
BeritaPrima, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah lebih dari 15 kali menolak undangan pemerintah luar negeri karena undangan itu hanya untuk menghadiri satu agenda.
|
Pilihan Redaksi
|
“Kalau hanya satu kegiatan saya tolak. Ada banyak yang saya tolak seperti Swiss, Australia, Filipina, Afrika Selatan, dan banyak lagi,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jumat (3/7/2015).
Emil mengatakan ia akan pergi ke luar negeri jika agendanya banyak. Seperti saat ke Amerika Serikat, ia menghadiri 40 agenda. Begitupun dalam kunjungan terakhirnya ke Inggris, ia menghadiri 20 agenda.
Dari pertemuan-pertemuan tersebut tentunya ada hasil yang didapat. Misalnya hari ini, Dubes Amerika Serikat menemuinya untuk menindaklanjuti kunjungan Emil ke AS beberapa waktu lalu.
“Ada 10 perusahaan dari Amerika dan 2 universitas yang akan ke Bandung dalam dua bulan ini,” ungkapnya.
Selain AS, dalam enam bulan ini, Bandung akan mendapat tamu pengusaha-pengusaha dari Inggris, Jepang, dan beberapa negara lain. Hasil pertemuan tersebut akan disinkronkan.
“Karena seperti yang sering saya katakan, membangun Kota Bandung itu kalau hanya menggunakan APBD tidak akan cukup. Kecuali ada skema ajak swasta lokal maupun internasional untuk membangun infrastruktur telekomunikasi, infrastruktur, dan lainnya,” imbuhnya. (feb)

