Syafii Maarif : Budi Gunawan Batal Dilantik Jadi Kapolri
BeritaPrima,Jakarta – Ketua Tim Independen untuk menyelesaikan konflik Ahmad Syafii Maarif, menjelaskan Bahwa Presiden Joko Widodo batal untuk melantik Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Kepastian tersebut didapatkan Syafiii Maarif dari sambungan telepon langsung dari Presiden Jokowi.
“Iya, semalam Presiden Jokowi menelpon saya dan menyampaikan keputusannya itu untuk batal melantik BG sebagai Kapolri,” kata Syafii di depan peserta seminar Menyambut Kongres Umat Islam Indonesia ke-6 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (4/2/2015).
Hal itu membuat pria yang akrab disapa Buya ini merasa senang yang kemudian memberitahukan ke beberapa koleganya melalui pesan singkat. Menurut Buya, keputusan yang diambil Presiden Jokowi sudah tepat dan sesuai dengan desakan publik maupun dari Tim Independen.
Syafii juga menambahkan, meskipun Indonesia telah merdeka dan bebas dari penjajahan selama 70 tahun, tetapi bangsa Indonesia masih tenggelam dari sisi ekonomi, kebudayaan maupun peradabannya. Salah satu penyebabnya ialah praktik korupsi yang merajalela. “Korupsi ini merupakan perbuatan yang sangat jahat, dan semestinya tidak diberi tempat untuk hidup di Indonesia. Selama ini KPK telah bekerja cukup bagus untuk memberantas korupsi, hanya sayang, adanya hanya di Jakarta,” ujar mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.
Presiden Jokowi juga sudah bertemu dengan sejumlah pihak yang terkait untuk membahas pergantian Kapolri. Jokowi mengatakan bahwa ia akan mengambil keputusan mengenai nama Kapolri baru yang akan diumumkan pada pekan depan. Hingga hari ini Presiden Jokowi berusaha menyelesaikan sebelum mengambil keputusan final.
(Ichsan Husyaifi)

