Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Jumat , 19 Agustus 2016
rssayangbunda

Orangtua Korban Vaksin Palsu Ngamuk Di RSIA Sayang Bunda

BeritaPrima.com, Bekasi – Sejumlah warga Perumahan Pondok Ungu dan sekitarnya sejak Kamis 14 Juli malam hingga Jumat(15/7/2016) terus berdatangan ke RSIA Sayang Bunda di Perumahan Pondok Ungu Sektor V, Bekasi Utara. Mereka menuntut pertanggungjawaban RS atas penggunaan vaksin palsu.

Fauzi, warga Perumahan Taman Flora, Pondok Ungu, selaku orantua korban vaksin palsu menegaskan akan menempuh jalur hukum untuk meminta penggantian biaya vaksin di RSIA Sayang Bunda. “Rata-rata biaya vaksin di sini (RSIA Sayang bunda) Rp1 juta hingga Rp1,8 juta! Kalikan saja lebih dari 60 anak yang pernah di vaksin di sini, ini sudah keblinger,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Humas RSIA Sayang Bunda, Indah, menyampaikan permohonan maaf kepada orangtua pasien vaksin palsu. “Kami meminta maaf dan kami dari RSIA Sayang Bunda siap bertanggungjawab. Kami sudah siapkan obatnya resmi dari Kemenkes,” ujarnya.

Mendengar jawaban tersebut, para orangtua korban vaksin palsu merasa tak puas. Mereka berteriak-teriak dan menggebrak meja resepsionis. “Kalau cuma vaksin ulang di Kemenkes juga ada! Gimana tanggungjawabnya nih dari rumah sakit!” kata salah seorang orangtua korban sambil marah-marah.

Sementara itu kuasa hukum RSIA Sayang Bunda, Ridan Tondamanik, mewakili manajemen masih menunggu hasil pertemuan 14 RS yang dinyatakan menggunakan vaksin palsu dengan pihak kepolisian di Polda Metro Jaya dan segera melaporkan hasilnya kepada seluruh masyarakat yang pernah melakukan vaksinasi.

Berdasarkan hasil pendataan warga, terdapat 70 anak yang pernah melakukan vaksinasi di RSIA Sayang Bunda. “Tuntutan kami jelas, rekam medik anak harus dikeluarkan hari ini juga!” jelas Teja, orangtua salah satu anak yang pernah divaksinasi di RSIA Sayang Bunda. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *