Pangkoarmabar: Berita Adanya 500 Tentara Dari China Itu Hoax - BeritaPrima.com
Sabtu , 12 November 2016
pangkoarmabar

Pangkoarmabar: Berita Adanya 500 Tentara Dari China Itu Hoax

Beritaprima.com, Jakarta - Pangkoarmabar Laksda TNI Aan Kurnia,S.Sos. berserta staf perwira melakukan tatap muka dengan rekan media di Aula Yos Sudarso, Koarmabar, Jakarta 31/10. Bersamaan dengan statementnya panglima Kormabar Angkatan Laut telah menangkap kegiatan – kegiatan ilegal Fishing di perairan kawasan barat untuk berkotmitmen dengan serius melaksanakan penangkapan kegiatan yang ilegal di tengah laut.

Selain itu telah menangkap kapal asing berbendera vietnam serta menangkap kapal berbendera malaysia di perairan Sumatera.

Dari hasil penangkapan ilegal fishing serta perompakan ada yang melalui laporan masyarakat ataupun secara langsung operasi di tengah laut. Melalui modus nya yang membawa pakaian bekas yang di bawa dari singapura. TNI Angkatan laut berserta jajaran bekerja sama dengan Polri , untuk menjaga kedaulatan perairan Indonesia dari ilegal fishing dan perompak yang ada di periran Indonesia.

Dengan kondisi sekarang yang ada, perairan Indonesia masih di kondisikan untuk terus di jaga selama aman. Koarmabar belum lama ini menangkap lebih dari 100 kapal dan 21 yang di teruskan dan di tindaklanjuti ke Pengadilan. Dan terakhir menangkap kapal tangker yang membawa 400 ton minyak tanpa di lengkapi dokumen yang sah. Serta kapal isap pasir , 8 ikan asing Vietnam di laut Natuna, dan di perairan Pontianak, kapal berbendera Malaysia. Koarmabar serta jajaran TNI Angkatan selama ini berkiprah serius untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

Rapat rutin yang dipimpin Laksamana Muda TNI Aan Kurnia ini dihadiri Kepala Staf TNI AL, dan 1.000 orang perwira dari Komando Gugus Tempur Laut, Komando Keamanan Laut, Komanda Lantamal 1 Belawan, Komanda Lantamal 2 Padang, Komanda Lantamal 3 Jakarta, Komanda Lantamal 4 Tanjung Pinang, Komanda Lantamal 12 Pontianak dan jajaran terkait lainnya.

Menurut Aan Kurnia, hingga kini belum ada permintaan dari Panglima TNI dan Kapolri terkait pengamanan aksi demo 4 November nanti. Meski demikian, jajaran TNI AL siap akan membantu pihak pihaknya jika ada permintaan tambahan pasukan.

Jika terjadi kerusuhan, Laksamana Muda TNI Aan Kurnia menambahkan pihaknya tidak akan berhadapan dengan para perusuh. Pasukan TNI AL hanya membantu di belakang dan soal keamanan itu tanggungjawab Polisi.

Terkait adanya 500 tentara dari China yang baru-baru ini banyak diberitakan di media sosial, Pangkoarmabar menegaskan bahwa berita itu hoax.

“Sudah ada konfirmasi dari Panglima TNI bahwa berita itu hoax,” pungkasnya. (son)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sahibinden oto ekspertiz boyasız göçük düzeltme doğal parfüm web tasarım ferforje