BeritaPrima.com, Lamongan - Pelaksanaan pemilihan kepala desa secara massal di Lamongan Minggu (17/7/2016), relatif berjalan tertib.
|
Berita Terkait
|
Meski beberapa titik dikabarkan sempat memanas antar pendukung, namun pelaksanaan Pilkades di 53 Desa yang tersebar di 22 Kecamatan hingga selesai cukup terkendali.
Bahkan partisipasi masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pemilihan kepala desa cukup tinggi, dan rata-rata diatas 80 persen.
Prosentase ini menjadi rekor terbesar sepanjang pelaksanaan pemilihan, baik pemilihan bupati, gubernur, presiden maupun pemilihan calon legislatif.
“Alhamdulillah laporan yang saya terima, partisipasi masyarakat untuk memilih calon kepala desa cukup tinggi diatas rata-rata 80 persenan,”kata Bupati Fadeli dalam sidaknya bersama Wabup Kartika Hidayati, Forkopimda dan Sekkab Yuhronur Efendi, Minggu (17/7/2016).
Bahkan begitu besarnya antusias masyarakat lanjut Fadeli, mereka harus rela antri berjam-jam untuk bisa memberikan suaranya dalam Pilkades.
“Tingkat kehadirannya cukup tinggi, patut diapresiasi, karena kesadaran masyarakat untuk memilih calon pemimpinya berlahan menunjukkan grafik meningkat,”ujarnya.
Ia lalu mencontohkan dari 6 titik yang di sidaknya, mulai Desa/Kec Sukodadi, Turi/Kec Turi, Desa Sidorejo Deket, Sugiwaras Deket, Soko Glagah dan Desa Glagah/Kec Glagah rata-rata antrian panjang calon pemilih menjadi pemandangan yang tidak biasanya dijumpai dalam pemilu apapun.
Bahkan dua desa di Sukodadi dan Turi terjadi penumpukan pemilih. Meski mereka berbaris memanjang dan harus menunggu lama, tidak ada gesekan antar pemilih.
BeritaPrima.com Bicara Fakta