Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Selasa , 23 Agustus 2016
Pasar-Sukodono

Pasar Sukodono Sidoarjo Senilai Rp 7 Miliar Segera Beroperasi

BeritaPrima.com, Sidoarjo - Pasar Sukodono di Kabupaten Sidoarjo segera beroperasi.

Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Relokasi Pedagang Pasar Sukodono di Pemkab Sidoarjo.

Nur Ahmad mengatakan pasar itu dibangun dari dana hibah APBN sebesar Rp 7 miliar.

“Februari lalu telah selesai dan akan segera diserahkan ke Pemkab,” kata Nur Ahmad.

Rencananya, penyerahan pasar tersebut dilakukan pada 22 Juli mendatang. Nur Ahmad menuturkan tanggal tersebut merupakan pilihan para pedagang Pasar Sukodono.

Pria berkumis ini berharap para pedagang pasar yang saat ini menempati wilayah Kebon Agung untuk tertib ketika melakukan pindahan.

“Segala sesuatunya sudah diatur di Himpunan Pedagang Pasar Sukodono (HPPS). Jadi nanti saat relokasi tak usah berebut karena masing-masing pedagang asli Pasar Sukodono sudah memiliki tempatnya sendiri,” sambungnya.

Nur Ahmad meminta lahan penampungan agar dibersihkan sehingga tak kumuh. Mantan anggota DPRD Sidoarjo ini juga memonta pihak Dinas Pasar (Dinpas) untuk melakukan inspeksi terhadap bangunan pasar tersebut.

“Karena masih tahap pemeliharaan yang ditanggung negara, saya harap Dinpas melakukan cek bangunan. Kalau ditemukan ada kekurangan segera lapor,” ujarnya.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, Industri, UKM, dan ESDM (Dinkoperindag UKM ESDM) Sidoarjo, Tjarda, menambahkan kepastian serah-terima Pasar Sukodono ia peroleh dari surat Irjen Kemendag RI pada Jumat (15/7/2016).

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemkab untuk pengaturan relokasi para pedagang pasar.

“Harapannya, pasar yang berstandar SNI ini akan menjadi ikon baru di Sukodono,” imbuh Tjarda.

Terpisah, Ketua HPPS, M Nur, mengaku bersyukur atas serah-terima pasar ini. Menurutnya, para pedagang ingin segera berjualan di bedaknya semula.

Terkait bedak-bedak pedagang, pihaknya telah melakukan rapat yang berakhor dengan kesepakatan bersama.

“Bahkan, penentuan tanggal relokasi 22 Juli itu juga dari kesepakatan kami, para pedagang. Menurut kami, tanggal itu pas hari baik. Semoga saja,” tandas Nur. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *