Pemudik Yang Tinggalkan Jakarta Mencapai 6,5 Juta Orang

mudiklebaran

Jumlah pemudik dari wilayah DKI Jakarta selama masa musim mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1436 Hijriah diperkirakan mencapai 6.532.403 orang.

BeritaPrima, Jakarta - Jumlah pemudik dari wilayah DKI Jakarta selama masa musim mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1436 Hijriah diperkirakan mencapai 6.532.403 orang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Pemprov DKI, Andri Yansyah, mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil dari proyeksi dari jumlah pemudik DKI tahun 2014, yang mencapai 5.750.854 orang.

Para pemudik akan memakai berbagai sarana yang tersedia, yaitu bus antar-kota antar-provinsi (AKAP), sarana mudik gratis, kereta api, serta sarana angkutan laut dan udara.

“Para pemudik itu akan memenuhi berbagai sarana mudik dari H-7 hingga H+7 Lebaran,” ujar Andri melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Untuk mengantisipasi kegiatan tradisi tahunan itu, Andri mengatakan, Dishubtrans DKI telah memastikan kesiapan prasarana di tiga terminal bus utama yang akan dipergunakan untuk mudik yaitu Terminal Pulogadung di Jakarta Timur, Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur, dan Terminal Kalideres di Jakarta Barat.

Dishubtrans, juga memastikan kesiapan dari 9 terminal bus bantuan, yakni Terminal Tanjung Priok, Tanah Merdeka, Rawamangun, Pinang Ranti, Pasar Minggu, Muara Angke, Grogol, Rawa Buaya, dan Pulo Gebang.

Sebanyak 10 pool bus milik perusahaan otobus juga disiapkan sebagai antisipasi terminal-terminal bus yang ada masih belum mampu melayani seluruh jumlah pemudik. Kesepuluh pool bus itu dimiliki Garuda Mas, Kramat Jati, Gunung Mulia, Raya, Gunung Harta, dan Primajasa di Jakarta Timur, Damri di Jakarta Pusat, serta Safari Darma Jaya, Kramat Djati dan Sinar Jaya Megah Langgeng di Jakarta Selatan.

Andri mengatakan, terminal-terminal dan pool bus di atas akan menjadi tempat transit bagi sebanyak 8.413 bus armada mudik Lebaran.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Andri mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI bersama Polda Metro Jaya menyediakan beragam posko seperti pos uji kelaikan jalan, pos pemeriksaan kesehatan, pos pengamanan terpadu, hingga pos pengecekan urine pengemudi. Pos-pos tersebut didirikan di beberapa terminal bus utama serta di beberapa titik jalur mudik.

Sebanyak 2.025 personil Dishubtrans siap membantu para pemudik misalnya dengan menyediakan informasi lalu lintas hingga menyediakan jasa derek. Dishubtrans membuka saluran telepon di nomor (021) 3457474 untuk dihubungi para pemudik.

“Kami mempersiapkan segala hal dengan optimal untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik dari dan menuju DKI pada tahun ini,” ujar Andri. (feb)

(Visited 27 times, 1 visits today)
Kategori: Metro

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*