Caketum Diminta Setor Rp20 Miliar, Bambang Anggap Golkar Makin Mundur

bamsat3BeritaPrima.com, Jakarta - Jelang Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Bali bulan Mei mendatang, beredar kabar masing-masing calon ketua umum harus membayar uang hingga Rp20 miliar.

Bendahara Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo menilai adanya setoran itu sebagai bentuk kemunduran bagi partai beringin.

“Itu kemunduran bagi partai sebesar Golkar. Dan ini pertama kali terjadi dalam sejarah berdirinya Golkar,” kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (14/4/2016).

Jika kabar yang beredar tersebut benar, Ketua Komisi III DPR itu berpendapat, sebaiknya Munaslub diserahkan saja kepanitiannya kepada event organizer.

“Kenapa tidak sekalian saja diserahkan kepada EO atau event organizer. Anggap saja Munas itu sebuah pertunjukan konser musik. Tiketnya masuknya dijual bagi yg berminat untuk menjadi peserta,” sambung dia.

Menurut Bamsoet, cara itu lebih efektif jika ingin mengejar keuntungan, caranya adalah dengan memungut biaya tiket masuk bagi setiap peserta Munaslub.

“Katakanlah peserta Munas yang memiliki suara sebagaimana tercatat di DPP Partai Golkar 568 orang, lalu dikali perlembar tiket masuk Rp50 juta/lembar (perorang) bisa dapat kurang lebih Rp30 miliar. Biaya Munas sekitar Rp10 miliar berdasarkan pengalaman Munas Bali 2014. Masih untung Rp.20 miliaran,” sebutnya. (dik)

(Visited 16 times, 1 visits today)
Kategori: Parpol

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*