Kongres Demokrat Hampir Pasti Pilih Kembali SBY Secara Aklamasi
BeritaPrima, Surabaya - Ketua Umum hasil Kongres Partai Demokrat IV yang akan berlangsung pada 11-13 Mei mendatang di Surabaya diprediksi akan terpilih secara aklamasi. Di arena Kongres hanya menguat satu nama yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Diprediksi, mantan Presiden dua periode ini akan menang mutlak di Kongres.
Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengungkapkan, sejauh ini dukungan ke SBY terus mengalir. Diprediksi sudah 99 persen pemilik hak suara di Kongres Partai Demokrat akan memiliki SBY secara aklamasi.
“Kan enggak ada salahnya. Aklamasi juga bagian dari Demokrasi. Asas kita kan Pancasila yang mengedepankan musyawarah mufakat,” kata dia saat deklarasi dukungan kepada SBY bersama Jaringan Nusantara di Surabaya, Minggu (10/5/2015).
Kata Ruhut, saat ini banyak partai-partai yang terpecah setelah terjadinya kongres. Nah, langkah aklamasi adalah upaya mufakat untuk menjaga persatuan partai. Ada beberapa partai yang telah melakukan musyawarah mufakat dan sampai saat ini partai tersebut solid dan utuh. Sebut saja, PDIP, PKS dan Partai Gerindra. “Masak yang lain boleh aklamasi, kita nggak boleh. Aklamasi itu bagian dari demokrasi lho. Asas kita khan Pancasila yang mengedepankan musyawarah mufakat,” katanya.
Sementara terkait pencalonan Gede Pasek Suardika dan Marzukie Ali, Ruhut yang juga anggota Steering Comitte Kongres IV Partai Demokrat ini mengatakan, sangat tidak memungkin. Karena, menjadi calon harus mendapat dukungan minimal 30 persen dari pemilik suara. Jika melihat kondisi saat ini, dukungan ke SBY sudah mencapai 99 persen.
Bahkan terkait kongres ini, Gede Pasek Suardika juga tidak undang untuk datang ke kongres. Sedangkan, untuk Marzukie Ali sebenarnya tidak perlu menunggu undangan karena sama-sama sebagai pengrus DPP.
“Kalau Pasek memang secara tegas tidak diundang. Kalau diundang kapasitasnya sebagai apa. Untuk Marzukie Alie seharusnya datang meskipun tanpa diundang. Saya di sini dan beberapa pengurus DPP memang tidak ada undangan tapui kami disini menyiapkan kongres. Masak kita satu rumah harus pakai undangan,” tukasnya. (dik)


