Tommy Soeharto Ramal Jokowi Bakal Merapat ke KMP

Hutomo Mandala Putra alias Tommy Suharto memperkirakan Jokowi akan merapat ke Koalisi Merah Putih. (Foto: BeritaPrima/dok)
BeritaPrima, Jakarta - Hutomo Mandala Putra alias Tommy Suharto rupanya tak mau ketinggalan mengomentari pidato politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memang kontroversial. Putra mendiang Presiden kedua RI HM Soeharto tersebut menolak pernyataan Mega yang meminta Presiden Jokowi untuk tetap menjadi ‘petugas partai’.
Bagi Tommy, pemimpin negara adalah petugas rakyat, bukan petugas partai. “Pemimpin Negara adalah Petugas RAKYAT alias Pelaksana Amanat Rakyat yg di awasi Partai lewat DPR ‘Bukan Petugas Partai yg di Awasi Partai’,” ujar Tommy melalui akun Twitternya @HutomoMP_9, Sabtu malam (10/4/2015).
Tommy memperkirakan bahwa pidato Mega menjadi tekanan bagi Jokowi. Dia memperkirakan, sikap tegas Mega tersebut bukannya membuat Jokowi semakin merapat ke PDIP, melainkan justru berpeluang untuk semakin menjauh, bahkan hengkang dari PDIP dan koalisi partai pengusungnya yang tergabung dalam Koalisi Indonsia Hebat (KIH).
“Insya Allah ke depannya Pak Joko widodo setelan jasnya kita jadikan warna kuning atau putih:) Saya pernah ngopi bersama Pak Joko Widodo di Balai Kota dan kami pun tetangga. Jadi wajarlah kalau saya beri hadiah setelan Jas Kuning:),” cuit Tommy.
Tommy pun melanjutkan cuitannya dengan menyindir politisi Golkar kubu Agung Laksono yang kini justru berusaha merapat ke PDIP. “Yang sudah kuning tapi terus berusaha menjadi merah, silakan lanjut, tidak masalah jika memang itu sebuah keputusan nurani..” ucapnya.
Seperti sedang mempromosikan partai warisan ayahandanya Tommu menyebut partai kuning akan mampu mengatasi sengkarut masalah yang terjadi saat ini. “Selamatkan pemimpin dari intervensi kepentingan2 pribadi yang di balut dendam berkarat. Setelan Jas Kuning obat nya:),” lanjut cuitan Tommy.
“Sebentar lagi pemimpin bangsa ini akan kita bentengi dengan KMP (Koalisi Merah Putih) serta baju perang berwarna kuning atau putih , yang sepakat Ngacung..:) Dengan Naungan KMP dan Seluruh rakyat jangankan Merah, Negara Lain pun Akan berpikir keras sebelum melakukan intervensi,” cuitannya.
Rumor merapatnya Jokowi ke KMP memang sempat berhembus ketika hubungan Jokowi dengan KIH memanas akibat kasus Komjen Budi Gunawan beberapa waktu lalu. Jokowi bahkan sempat mengumbar kemesraannya dengan tokoh KMP Prabowo Subianto di saat dia sedang mendapat tekanan dari KIH.
Mungkinkah Jokowi akan benar-benar merapat ke KMP seperti disampaikan Tommy? Wallahu a’lam. Tidak ada yang tak mungkin dalam politik.
(Agil Kurniadi)

