Menurut Uni Negara Amerika Selatan, ini sebagai satu-satunya cara untuk menegaskan kembali perdamaian, hidup berdampingan dan dialog sebagai alat saling pengertian antara rakyat Venezuela.
Banyak di oposisi yakin pemerintah berusaha membeli waktu di tengah tekanan internasional dan tidak berniat memenuhi tuntutan referendum atau membebaskan puluhan aktivis yang dianggap tahanan politik.
Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-Negara Amerika menyerukan proses khusus untuk mengevaluasi komitmen Venezuela untuk demokrasi dan supremasi hukum, sebuah proses yang bisa berakhir dengan suspensi negara dari kelompok Barat.
“Apa yang kami lihat hari ini, penyebaran pasukan ini adalah contoh dialog pemerintah,” ujar Capriles.
Kampanye oposisi di jalan, demonstrasi spontan dan penjarahan menjadi lebih sering di tengah memburuknya kekurangan pangan, seringnya pembatasan listrik dan air juga inflasi tertinggi di dunia. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta