BeritaPrima.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, HR Muhammad Syafi’i miris atas kondisi bangsa Indonesia yang masih banyak persoalan di usia ke-71.
Refleksi atas kondisi tersebutlah menjadi dasar doa yang dipanjatkannya pada penutupan Sidang Tahunan bersama MPR, DPR dan DPD RI di Ruang Paripurna, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa lalu (16/8).
Apalagi, menurutnya, pada saat tersebut dihadiri pejabat pemerintahan. Jadi sangat tepat kalau doa tersebut berangkat dari realitas masyarakat.
“Nah, ketika doa saya di gedung politik. Yang dihadiri pejabat politik, tentu doa kita terkait dengan hal-hal yang politik,” katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8).
Politikus Gerindra yang akrab disapa Romo Syafi’i ini mengaku dia sendiri belum bisa maksimal berbuat untuk Indonesia. Karena itu, doa tersebut juga harapan yang akan dia lakukan.
“Saya menangis karena aku ini DPR RI. Masih banyak yang aku tangani terbentur. Ada kesedihan itu. Jadi tidak ada rekayasa dan pesanan-pesanan. Itu sekaligus harapan saya untuk Indonesia yang lebih baik,” lanjutnya.
Dia mengaku atas dengan tanggapan miring dari beberapa pihak atas doa tersebut. “Saya kaget luar biasa, sampai saya bilang kok negeri ini baru doa gitu aja ko sampai gempar,” tandasnya.
Karena itu, dia meminta maaf jika ada yang tersinggung atau tersindir atas materi doa yang dibawakannya tersebut. Dia hanya berharap doa itu bisa menjadi bahan untuk mengkoreksi permasalahan bangsa yang selama ini belum terselesaikan.
“Tidak ada keinginan saya melakukan itu. Kalau ada yang merasa tersinggung, saya minta maaf. Tapi kalau ditanggapi objektif, kalau serasa dialamatkan, kan lebih bagus untuk koreksi,” ujarnya.
Namun dia memastikan, banyak juga masyarakat yang mendukung. Bahkan merasa terwakili dengan apa yang disampaikannya dalam doa tersebut.
“Banyak yang bilang Romo wakili apa yang kami rasakan. Sampai hari ini lebih dari 1.000-an (SMS yang masuk). Isinya 100 persen appreciate. Misal banyak yang apresiasi, saya bangga sekali. Banyak yang khawatir,” ungkapnya.
Bahkan dia mengaku sejumlah anggota DPR dan para pimpinan fraksi juga memberikan apresiasi atas doanya tersebut. “Saya begitu turun, terus terang saat itu pimpinan partai dan fraksi tentu sendiri-sendiri bilang selamat doanya bagus,” pungkasnya. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta