Rudal Prancis-Rusia Tewaskan 33 Militan ISIS Dalam 72 Jam
BeritaPrima.com – Pemerintah Rusia dan Prancis pada Selasa 17 November telah menyatukan kekuatan mereka untuk membombardir kelompok militan ISIS di Suriah melalui serangan udara jet-jet tempurnya.
Seperti dilansir Mirror, Kamis (19/11/2015), dalam waktu 72 jam, serangan udara gabungan dari Prancis dan Rusia telah membunuh 33 militan ISIS yang berada di Kota Raqqa dan Aleppo.
Tidak hanya Prancis dan Rusia, Pemeirntah Inggris dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan juga mengintensifkan serangan udaranya pasca-terjadinya serangkaian serangan teror Paris yang diklaim didalangi oleh militan ISIS.
Sebagaimana diberitakan, atas dua kejadian mengerikan, yakni teror Paris dan jatuhnya pesawat Rusia di Mesir, Rusia dan Prancis memutuskan untuk menggabungkan kekuatan dalam memerangi kelompok ISIS di Irak dan Suriah.
“Angkatan udara kami di Suriah bukan saja harus dilanjutkan, tetapi juga harus diintensifkan,” ujar Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Kami merasa perlu bekerja sama dengan Prancis, baik di laut maupun udara. Menurut saya itu akan semakin efektif dalam memerangi ISIS,” tambah Putin. (aud)

