Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Rabu , 10 Agustus 2016
Hasto-Kristianto-2

Sindir Ahok, Sekjen PDIP: Kami Butuh Pemimpin Yang Manusiawi

IndoElection.com, Jakarta - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa PDIP belum memutuskan siapa calon yang akan diusung dalam pemilihan gubernur pada 2017 nanti.

Sejumlah nama, diakui hasto, masih dalam proses penggodokan. Namun, jika dikaitkan dengan calon petahana, kata dia, informasi yang sampai di PDIP menyebutkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memilih jalur independen.

“Sebagai partai kami punya karakter, sebagai partai kami punya mekanisme, kami tidak akan memaksa seseorang mendaftar ke PDIP,” ujar Hasto di JCC, Senayan, Sabtu (4/6/2016).

Hasto mengatakan, masyarakat banyak menyampaikan masukan atas penilaiannya kepada PDIP guna mendapatkan calon pemimpin yang tepat untuk warga Jakarta.

Partai pun membaca penilaian itu. Salah satu penilaian yang menjadi sorotan PDIP, yakni, terkait prinsip kemanusiaan seorang pemimpin dalam merealisasikan kebijakannya. Seolah menyindir Ahok, Hasto menyinggung soal maraknya penggusuran di Jakarta.

“Misalnya kalau kita berbicara prinsip-prinsip kemanusiaan dengan cara melakukan penggusuran, seharusnya mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan,” kata Hasto.

“Itu salah satu masukan yang diberikan kepada kami,” ujar dia.

Salah satu masukan yang disebutkan tadi sangat penting bagi PDIP untuk menyatakan sikap mendukung atau tidak terhadap Petahana. Karena, kata Hasto, PDIP ingin kota Jakarta memiliki pemimpin yang manusiawi.

“Di mana keputusan keputusan politik, misalnya memindahkan warga harus dilakukan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang mendorong gambaran politik yang berkeadaban,” kata Hasto.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *