Gagal Gelar Balapan F1, Penyelenggara GP Korsel Dituntut
BeritaPrima, Yeongnam – Korea Selatan semula menargetkan untuk bisa menjadi tuan rumah balapan jet darat F1 musim 2015. Tetapi kenyataannya, harapan ini hanya tinggal angan-angan.
Kegagalan menjadi tuan rumah F1 rupanya berbuntut panjang. Pihak penyelenggara kini dituntut membayar kompensasi. Pasalnya kegagalan ini bukan yang pertama kalinya. Pada tahun 2014, GP Korea Selatan juga batal digelar.
Formula One Management (FOM) selaku pemegang hak komersil F1 mengatakan bahwa ketidakmampuan GP Korea menerbitkan Letter of Credit yang menjadi penyebab gagalnya gelaran F1 Korsel. Keputusan ini disampaikan FOM hari Rabu lalu (11/02/2015) dengan mengirimkan pemeberitahuan resmi ke penyelenggara GP Korea.
Berdasarkan laporan yang berkembang, sanksi kompensasi yang harus dibayarkan oleh penyelenggara terkait kegagalan ini mencapai 43 juta dolar AS. Namun, penyelenggara tidak menyebutkan jumlah sanksi yang harus mereka bayarkan.
Kegagalan menggelar balapan ini menyebabkan penyelenggara GP Korea mengalami kebangkrutan. Ditambah lagi, pemerintah Korsel juga menyatakan tidak akan memberikan bantuan finansial lagi setelah dua kali gagal menggelar balapan.
(Muhammad Robbani)


