Temui MUI, TVRI Minta Maaf Terkait Program ‘Jelang Sahur’ - BeritaPrima.com
Rabu , 21 September 2016
Ketua MUI KH Maruf Amin menerima kunjungan jajaran Direksi TVRI, Selasa (14/6/2016).
Ketua MUI KH Maruf Amin menerima kunjungan jajaran Direksi TVRI, Selasa (14/6/2016).

Temui MUI, TVRI Minta Maaf Terkait Program ‘Jelang Sahur’

BeritaPrima.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima rombongan dari TVRI, Selasa (14/6/). Mereka mengklarifikasi terkait tayangan program ‘Jelang Sahur’, Sabtu (11/6). Tayangan tersebut menampilkan dua pengisi acara berjilbab dengan busana bertanda salib.

Dalam pertemuan tersebut, Direksi TVRI juga menyampaikan permohonan maaf kepada MUI dan seluruh umat Islam di tanah air. TVRI berjanji untuk memberi sangsi para kru yang terlibat penayangan program sensitif tersebut.

Sementara Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin, meminta semua stasiun TV dan radio agar menyortir terlebih dahulu tayangan yang akan dipublikasikan. MUI juga mengusulkan agar dibentuk lembaga atau tim penasihat yang bertujuan memberikan pendapat atau masukan sebelum suatu acara akan ditayangkan.

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengatakan, TVRI telah menjelaskan terkait program yang menimbulkan polemik tersebut. “Terus terang saja berterima kasih atas penjelasan,” kata Anwar di kantor MUI, Jakarta, Selasa (14/6).

MUI menekankan kepada TVRI agar lebih berhati-hati ke depan sehingga program yang ditayangkan tidak meresahkan masyarakat.

Berkaca pada kasus ini, menurut Anwar agar televisi didampingi oleh orang yang mengerti agama supaya mereka bisa mengonsultasikan program yang akan ditayangkan.

Direktur Program dan Berita TVRI Kepra Markus RA Prasetyo sependapat dengan MUI yang menilai pentingnya pendampingan dari orang yang mengerti agama. “Pasti dan memang harus demikian. Ada pendampingan,” kata Prasetyo.

Namun, selama Ramadhan, Prasetyo menyatakan, TVRI didampingi oleh orang yang mengerti agama setiap harinya. Di luar Ramadhan, hal itu belum dilakukan. (irv)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *