Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 3 September 2016
warga-rawa-jati2

Terancam Digusur, Warga Rawajati Nyekar Makam Jenderal Nasution

BeritaPrima.com, Jakarta - Warga RT 09 RW 04 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, menggelar aksi ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata. Ziarah ini terkait nasib warga yang terancam digusur.

Dalam ziarahnya, warga Rawajati mengunjungi makam pahlawan nasional Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Aksi warga tersebut berlangsung tenang tanpa orasi karena ada aturan yang melarang hal tersebut di TMP Kalibata.

Tiba di makam Jenderal Besar Nasution, warga berkumpul mengelilingi lalu membacakan doa. Setelah itu menaburi makam dengan bunga dan air mawar.

Kuasa hukum warga Rawajati, Jaya Montais, mengatakan, kaitan gusuran dengan aksi warga berziarah ke TMP Kalibata adalah karena warga tidak punya kesempatan untuk berbicara dengan pemerintah. Warga berdoa agar mendapat semangat untuk menghadapi pemerintah yang berencana menggusur.

“Ini bentuk curahan hati warga, kegelisahan warga yang akan digusur. Selama ini warga sudah berkomunikasi dengan pemerintah tetapi tidak ada respons. Sehingga warga menyampaikan uneg-unegnya di sini,” kata Jaya, usai ziarah bersama warga di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).

Sekitar 60 rumah dengan jumlah 90 KK warga setempat terancam digusur. Pemukiman warga yang berada di rel kereta api dekat Apartemen Kalibata City itu akan dibongkar. Namun, warga menolak untuk pindah dari lokasi.

“Warga mau tetap di tempat itu saja. Hidup kayak sumula, seharusnya negara memberikan fasilitas sebaik mungkin. Warga juga menolak digusur,” ujar Jaya.

Jaya belum tahu alasan pemerintah menggusur. Warga juga menolak direlokasi ke Rusun Marunda.

“Masa orang tinggal di Jakarta Selatan disuruh pindah ke Jakarta Utara,” ujar Jaya.

Dari Taman Makam Pahlawan, warga berencana melanjutkan perjalanan ke DPRD DKI dengan bus. Tujuannya agar para wakil rakyat menolong warga setempat dari ancaman penggusuran.

“Kami berharap DPRD merespons,” ujar Jaya. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *