Satu kekurangan dari penelitian ini adalah, bahwa peneliti tidak memeriksa apa saja yang responden mereka makan.
“Mendapatkan waktu tidur yang cukup dapat membantu sensitivitas insulin dan nafsu makan,” kata Gangwisch.
“Tidur cukup juga dapat membantu memberikan energi yang diperlukan untuk berolahraga secara teratur.”
Meski begitu, studi ini menambah semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menjadi salah satu pemicu untuk mengembangkan diabetes.
Pesan penting dari penelitian ini ialah bahkan ketika Anda sehat, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat memiliki efek merugikan pada kesehatan.
Kebanyakan orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7 atau 8 jam tidur malam, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Selain meningkatkan risiko diabetes, kurang tidur juga berhubungan dengan masalah kesehatan kronis lainnya seperti obesitas, depresi dan penyakit kardiovaskular. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta