BeritaPrima.com, Alepo – Serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah mengakibatkan 28 orang warga sipil meninggal dunia dan beberapa orang lainnya mengalami luka. Menurut laporan kelompok pemantau, di antara korban tewas adalah tujuh orang anak-anak.
|
Berita Terkait
|
Serangan mematikan ini terjadi di pinggiran Kota Suriah utara Manbij. Insiden ini hanya berjarak satu pekan setelah serangan koalisi AS juga menghantam penduduk sipil di lokasi yang sama. Demikian sebagaimana dilansir Aljazeera, Sabtu (30/7/2016).
Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), serangan koalisi AS ini menargetkan Kota al-Ghandour, yang dikuasai kelompok militan ISIS. Berdasarkan investigasi SOHR, gempuran koalisi telah mengakibatkan tujuh orang anak-anak tewas dan 13 orang lainnya meninggal dalam serangan yang sama. Hingga saat ini, identitas korban meninggal belum dapat diketahui.
Terkait serangan ini, Komando Sentral AS (CENTCOM) yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah , mengatakan pihaknya mulai melakukan penyelidikan terkait serangan di Manbij yang telah menewaskan puluhan orang.
Pada pekan lalu, serangan koalisi juga menggempur daerah Tokhar, Manbij dan menewaskan sedikitnya 56 warga sipil Suriah. Jumlah korban dalam serangan tersebut merupakan salah satu yang tertinggi selama koalisi AS melancarkan serangan udara di daerah tersebut. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta