BeritaPrima.com, Jakarta - Pimpinan lembaga Polri dan KPK melakukan pertemuan sekira tiga jam di Gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Pusat.
Setelah berdiskusi, salat Jumat, dan makan siang bersama, pimpinan lembaga penegak hukum tersebut menyudahi pertemuan dan dengan akrab berjalan keluar untuk menyampaikan hasil pertemuan tersebut.
Adapun isi pertemuan tersebut adalah menyepakati beberapa hal penting untuk pencegahan dan pemberatasan korupsi, antara lain:
1. KPK-Polri akan membuat surat elektronik perintah dimulainya penyidikan. Jadi nanti, dimulainya penyidikan seluruh Polres dan Kajari akan diawasi oleh Polri, Jaksa Agung, dan KPK, khusus untuk tipikor.
2. Saling melengkapi dan mendukung kelebihan serta kekurangan di antara institusi KPK-Polri. Termasuk di dalamnya urusan anggaran, personel, atau SDM
3. Join investigasi, Bareskrim dan KPK akan bersama-sama mengatasi kasus bersama yang terkait dengan korupsi.
4. Mendukung langkah-langkah kebijakan KPK.
5. Kemudian, bukan hanya memprioritaskan sektor pengeluaran uang negara yang mengakibatkan kerugian negara seperti kebocoran-kebocoran di instansi dan di daerah, tetapi juga sepakat mendukung pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, terutama dari kebocoran-kebocoran di sektor-sektor penerimaan negara, misalnya pajak, bea cukai BUMN, dan lain-lain.
Selain itu, kedatangan jenderal bintang empat korps bhayangkara itu, juga dalam rangka memberikan pengarahan ke penyidik-penyidik KPK, yang notabene berasal dari intitusi kepolisian. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta