BeritaPrima.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, dalam pertemuannya dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disepakati pembentukan Tim Investigasi bersama dalam membongkar kasus-kasus korupsi besar.
Pertemuan yang berlangsung sekira tiga jam ini difokuskan pada beberapa hal yang dirasa penting dalam pencegahan dan pemberatasan korupsi.
“Kita sepakat akan melakukan investigasi bersama dalam kasus tertentu yang kita anggap penting. Hal ini karena image positif dan kewenangaan KPK yang kuat. Misalkan, ada sejumlah anggota KPK maka akan dibantu dengan aparat dari kepolisian,” kata Tito di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).
Menurut Tito, pihaknya dan lembaga antirasuah ini prihatin dengan praktik korupsi yang terjadi di Indonesia. Karenanya, lanjut jenderal bintang empat itu, Polri dan KPK akan berada di garis depan untuk memberantas tindak pidana korupsi.
“Untuk itu Polri dan KPK kami sepakat untuk pada garis depan untuk makin mensinergikan, koordinasi, kerja sama dalam rangka untuk berantas dan cegah korupsi. Kita memiliki masing-masing kelebihan dan kekurangan,”
Sementara itu, Ketua KPK, Agus Rahardjo menyambut baik pertemuan dua lembaga penegak hukum ini. Menurunya, kedua lembaga ini sepakat untuk saling bersinergi dan membantu dalam penanganan kasus korupsi.
“Tidak membahas spesifik, tapi terutama tadi mengungkapkan ada kekurangan anggaran, kita nanti bersama-sama bersinergi membantu. Nanti Bareskrim dan KPK akan bersama-sama mengatasi kasus bersama,” ujar dia. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta