Ahok Coret Anggaran ‘Siluman’ Rp 8,8 Triliun Di RAPBD DKI

ahok pusingBeritaPrima, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencoret anggaran ‘siluman’ sebesar Rp 8,8 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI tahun 2015.

“Aku coret jujur saja. Ada pengajuan yang engga masuk akal, seperti sosialaisai SK gubernur. Ada ratusan atau ribuan, seratus juta dua ratus juta, kan kurang ajar. Saya tulis “nenek lu”. Coret!,” ujar Ahok di Balaikota Jakarta, Jumat (16/1/2015).

Menurutnya, akibat mencoret beberapa anggaran ‘siluman’ tersebut agenda paripurna yang dijadwalkan hari ini menjadi ditunda. Namun Ahok belum mengetahui secara pasti soal alasan penundaan tersebut.

“Mungkin ada sesuatu yang tidak terjadi deal diantara mereka. Ini gara-gara bacaan nenek lu, tersinggung kali,” katanya.

Ahok sudah menginstruksikan kepada Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menyampaikan kepada dewan untuk tidak memasukkan anggaran-anggaran yang tidak logis disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Ada les bahasa mandarin, paket mandarin, paket ini itu berapa puluh juta. Sosialisasi, keputusan ini itu. Apa yang mau disosialisasi. Total Rp8,8 triliun,” katanya.

Ahok menjelaskan, anggaran ‘siluman’ hampir sama dengan anggaran pokok pikiran (pokir). Sebab pokir sendiri sudah dihapuskan dan tidak dimasukan dalam RAPBD DKI tahun 2015.

“Ngajuin sesuatu yang mnurut saya tidak penting. Jadi engga bisa. Itu disebut visi misi DPRD. Isinya begituan, versi mereka, makanya saya tidak mau masukin,” katanya. (aud)

Kategori: Metro

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*