BeritaPrima.com, New York – Jurnal Konstitusi Atlanta di Amerika Serikat menguak sebuah penelitian yang menggemparkan dunia medis. Sedikitnya 2.400 dokter dari 50 negara bagian diperkirakan telah terlibat skandal pelecehan seksual dan dilaporkan oleh para pasiennya.
Penyelidikan yang dilakukan setahun lamanya itu, dimulai dari seorang dokter bermasalah di Georgia. Dari situ, tim peneliti menelusuri rekam jejak dokter-dokter lainnya yang dianggap bermasalah, dan malah menemukan gugatan-gugatan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan oleh dokter lelaki.
“Satu penemuan yang mengejutkan kami adalah beberapa dokter ini adalah pelaku kejahatan seksual paling produktif di negeri ini, yang korbannya mencapai ratusan orang dan bahkan ada yang ribuan,” papar wartawan investigasi Jurnal Konstitusi Atlanta, Carrie Teegardin, seperti dikutip dari ABC News, Kamis (7/7/2016).
Selengkapnya dalam jurnal investigasi tersebut, disebutkan nama-nama dokter yang pernah dilaporkan pasiennya atas tuduhan pelecehan seksual. Salah satunya, dokter Davide Newman dari suatu rumah sakit di New York City. Ia dituduh telah menyalahgunakan profesinya sebagai dokter di ruang gawat darurat dengan melecehkan empat pasien perempuannya. Seorang di antara pasien itu diduga dibius terlebih dahulu sebelum dilecehkan.
Gugatan lain diajukan kepada Dokter John McGuire. Dia dipenjara dan didenda USD3 juta karena menyerang pasiennya yang baru pulih dari obat bius di sebuah kamar pribadi. Diduga, dia telah meraba-raba payudara pasiennya dengan dalil mencari tanda-tanda pembengkakan.
Tuduhan lain menyebut, dokter yang sama pernah memasukkan tangannya ke dalam alat vital pasiennya yang lain, tanpa menggunakan sarung tangan. Setidaknya ada tiga kasus pemerkosaan dijatuhkan padanya.
Pelecehan seksual termasif dilakukan oleh Dokter David Mata dari Oregon. Korbannya mencapai 140 orang. Namun yang diakuinya hanya enam kasus. Dan anehnya, dia tidak pernah diadili, hanya dijadikan tahanan rumah.
BeritaPrima.com Bicara Fakta