Sementara itu, dari segi anggaran, pemerintah sudah menggelontorkan cukup banyak uang, di antaranya untuk investasi dalam perbaikan kapal, membangun kapal baru, dan menyubsidi kapal-kapal tersebut.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang hadir dalam rapat tersebut mengungkapkan anggaran yang diberikan pemerintah untuk program tol.
Rinciannya, Rp 1,16 triliun untuk angkutan barang dan penumpang, Rp 2,08 triliun untuk fasilitas pelabuhan, dan Rp 761 miliar untuk memperlancar arus pelayaran.
Ada lagi pemberian modal negara (PNM) untuk PT Pelni Rp 500 miliar dan PT Jakarta Loyd Rp 350 miliar pada 2015.
Tahun ini, total pengadaan kapal perintis oleh Kementerian Perhubungan mencapai Rp 4,65 triliun.
Meski melihat ada kemajuan, pemerintah belum puas. Sebab, penurunan harga kebutuhan pokok belum dirasakan di wilayah-wilayah pedalaman.
Rencananya, program tol laut akan diperkuat oleh program lain sehingga penurunan harga kebutuhan pokok dan barang bisa juga menyentuh masyarakat di pedalaman. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta