BeritaPrima.com, Medan - Ratusan jemaat Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan mendadak heboh dan panik mendengar tiga pemuda terduga pelaku bom bunuh diri datang membawa bom, Minggu (28/8/2006) pagi.
Informasi yang diperoleh BeritaPrima.com dari sejumlah warga menyebutkan ketiga terduga bom bunuh diri datang dengan menggendong bom yang dirakit pipa kuningan.
Seorang diantaranya diketahui bernama Ivan Ahmadi Hasugihan berhasil diamankan, sedangkan dua pemuda lainnya yang diduga turut akan meledakkan bom bunuh diri berhasil kabur.
Personel Polresta Medan dan Brimob Polda Sumut yang tiba di lokasi berhasil menangkap Ivan Ahmadi Hasugihan satu terduga pelaku bom bunuh diri yang gagal meledak besar tersebut, sekaligus mengamankan seluruh barang bukti.
Sedangkan dua pemuda yang kabur diduga turut terlibat dalam percobaan bom bunuh diri masih dalam pengejaran polisi.
Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, personil dari Den Gegana tim jinak bom telah melakukan sterilisasi di Gereja tersebut.
“Keterangan resmi nanti akan kami sampaikan. Saat ini kami masih interogasi tersangka dan dugaan kami masih ada dua tersangka lainnya,” ujarnya singkat.

Pantauan BeritaPrima.com dilokasi, warga diminta menjauh dari lokasi dan melarang masyarakat maupun wartawan mendekat.
Petugas penjinak bom dengan mengenakan pakaian lengkap terlihat melakukan sterilisasi di gereja tersebut dan membawa benda yang diduga bom ke arah mobil. Selanjutnya mobil bergerak keluar dari pelataran gereja. (dyn)
BeritaPrima.com Bicara Fakta