BeritaPrima.com, Medan - Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Polda Sumut beserta jajaran didukung instansi terkait akan menggelar ‘Operasi Ramadniya Toba 2016’ selama 16 hari penuh, terhitung mulai tanggal 30 Juni - 15 Juli 2016.
Kabid Humas Polda Sumut AKBP, Rina Sari Ginting melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan, dalam keterangan pers, Rabu (22/6/2016), mengatakan Operasi Ramadniya Toba 2016 ini merupakan operasi kepolisian yang bersifat kemanusiaan.
“Operasi yang berlangsung selama 16 hari ini nantinya mengedepankan fungsi satuan tugas Turbinjali, Kamseltibcarlantas, Lidik Sidik dan Banops dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1437 H, guna mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” jelasnya
Diketahui, Operasi Ramadniya 2016 sebagai operasi Kepolisian Terpusat yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia selama 16 hari penuh oleh Mabes Polri beserta Polda, Polres dan Polsek didukung TNI, Kemenhub, Kemenkes, Kemendagri, Kemendag, Kemenpupera, Jasa Raharja, Jasa Marga dan Mitra Kamtibmas lainnya.
Dilansir dari Divisi Humas Polri, “Operasi Ramadniya 2016” ini mengandung maksud arti harafiah suci, adil dan sempurna atau singkatan dari Ramadhan dan Hari Raya. Dalam rangka mendukung kelancaran pengamanan perayaan Idul Fitri 1437 H, yang sebelumnya biasa disebut dengan “Operasi Ketupat”.
Untuk wilayah Sumut, Polda Sumut akan membuat 96 pos Pam dan 14 pos pelayanan masyarakat. (dyn)
BeritaPrima.com Bicara Fakta