Dokter tersebut enggan menjelaskan lebih lanjut apakah dia melaporkan hal yang dialaminya ini kepada kepolisian.
Ketika diajak berbincang lagi, dokter itu mulai terdiam sambil menangis.
“Nanti saja lagi (tanyanya), nanti saja ya,” ucap dia.
Pihak rumah sakit kini sedang fokus untuk mendata pasien mereka dalam rangka melaksanakan vaksin ulang.
Para dokter di sana juga masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan untuk menyikapi peredaran vaksin palsu. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta