Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Minggu , 14 Agustus 2016
Darmin-Nasution

Ini Daftar Pos Anggaran Kementerian Yang Bakal Dipangkas

BeritaPrima.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro, Jumat (12/8/2016) menggelar rapat koordinasi terkait efisiensi anggaran APBNP 2016, utamanya untuk belanja Kementerian/Lembaga (K/L).

Pemerintah dalam sidang kabinet paripurna Rabu (3/8/2016) telah merencanakan efisiensi belanja K/L sebesar Rp 65 triliun.

Darmin kepada wartawan usai rapat mengatakan, penghematan belanja K/L bersumber dari sejumlah pos belanja dan K/L.

“Dari perbaikan duplikasi anggaran K/L dan alokasi ke DAK, seperti di Kemendikbud sebesar Rp 1,4 triliun. Kemudian dari efisiensi lelang, seperti di Kementerian PU-Pera sebesar Rp 2,1 triliun, dan Kementerian Kesehatan sebesar Rp 875 miliar,” kata Darmin.

“Ada juga penghematan dari perjalanan dinas, rapat, dan konsinyering di semua K/L sekurang-kurangnya Rp 6,5 triliun, serta belanja operasional sekurang-kurangnya Rp 8,3 triliun,” kata dia lagi.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut lebih jauh menjelaskan, efisiensi belanja K/L juga akan dilakukan dengan mengurangi belanja iklan, pemeliharaan dan pembangunan gedung, pengadaan kendaraan serta peralatan kantor, juga langganan daya dan jasa serta honorarium tim/kegiatan.

“Tetapi, perjalanan dinas yang terkait program prioritas itu tidak akan dipotong. Sebab memang ada kementerian yang perjalanan dinasnya ke luar negeri, karena harus bertemu lembaga-lembaga atau kelompok internasional baik ekonomi maupun politik,” imbuh Darmin.

Meskipun ada efisiensi, namun pemerintah menjamin anggaran untuk kontrak yang sedang berjalan serta belanja sosial seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, tidak dipotong.

Rencananya Presiden akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang efisiensi anggaran kedua ini pekan depan. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *