BeritaPrima.com, Kualalumpur - Partai berkuasa Barisan Nasional (BN) Malaysia memenangkan dua pemilihan parlemen pada Sabtu (18/6). Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak menggunakan kemenangan tersebut untuk menegaskan kepemimpinannya.
BN memperoleh suara mayoritas di Sungai Besar, Selangor (9,191) dan Kuala Kangsar, Perak (6,969). “Saya bersyukur rakyat mempercayai Barisan Nasional lagi,” kata Najib melalui pernyataan. Bulan lalu, BN juga memperoleh 72 dari 82 kursi di pemilihan Sarawak.
Najib menyatakan kebanggaannya atas kemenangan-kemenangan tersebut. Ia menegaskan bahwa skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang selama ini merundungnya tidak berpengaruh pada dukungan rakyat kepada partainya.
“Ketika pemerintahan menjadi target fitnah bermotif politik, kami senang akhirnya menerima hasil yang drastis,” kata Najib.
Lebih lanjut Najib menggunakan kemenangan ini untuk menampar oposisi. Ia mengatakan kekalahan oposisi membawa malu Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad.
Selama ini Mahathir digadang-gadang sebagai saingan terbesar Najib dalam kepemimpinan tinggi Malaysia. Ia menyebut Mahathir telah membawa malu bagi partainya sendiri dengan cara tidak hormat.
Najib juga menuduh mantan PM tersebut berkhianat atas dasar kepentingannya sendiri, bukan kepentingan nasional. “Rakyat menolak kebohongan Tun Mahathir, mereka menolak koalisi tak berguna dari mantan-mantan musuh dan mereka menolak oposisi kacau,” kata Najib.
Dalam kepemimpinannya, ia berjanji untuk mengutamakan kepentingan rakyat. Ia berjanji untuk menepati janji pada rakyat. Prioritasnya adalah kesejahteraan ekonomi, kecakapan sosial dan keamanan bagi seluruh rakyat Malaysia.
Hasil pemilihan pada Sabtu menunjukan dukungan untuk BN meningkat sejak pemilihan umum tahun 2015 lalu. Saat itu BN memperoleh 1.082 di Kuala Kangsar dan 399 di Sungai Besar.
BeritaPrima.com Bicara Fakta