BeritaPrima.com, Manado - Polres Bolang Mongondow segera menindaklanjuti laporan pelawak Amoy diduga menjadi korban atas aksi ekstrem yang dilakukan Master Fakir Limbad pada malam pesta rakyat di Lapangan Kelurahan Sinindian, Sulawesi Utara, Senin (23/5/2016).
|
Berita Terkait
|
Polisi berjanji akan menindaklanjuti laporan tertanggal 25 Mei 2016 itu.
“Untuk setiap laporan pengaduan masyarakat tetap akan kami tindak lanjuti. Tentu harus melalui penyelidikan kepolisian,” ujar Kapolres Bolaang Mongondow AKBP William Simanjuntak, Sabtu (28/5/2016).
Saat ini perkembangan kasus tersebut memsuki tahap pemeriksaan saksi.
Kasat Reskrim AKP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu mengaku sudah memeriksa saksi Amoy sebelum memeriksa saksi-saksi lain.
“Iya tentu ada saksi lain yang akan kami periksa. Untuk Limbad, kami tentu akan melayangkan surat panggilan. Intinya akan kami proses,” ujarnya.
Sebelumnya, Amoy merasa keberatan dengan perlakuan Limbad yang menjadikannya objek atraksi ekstrem dengan parang.
Ia mengaku sudah menghubungi pihak manajemen Limbad, tetapi jawabannya kurang memuaskan. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta