BeritaPrima.com – Sebagai seorang calon presiden negara adidaya, Donald Trump dituntut untuk paham benar seluk beluk negaranya dan dunia. Majalah New York Times yang terbit pada Rabu 18 Maret 2016 waktu Amerika Serikat (Kamis 19 Maret 2016 WIB) pun menguji pengetahuan kandidat unggulan Partai Republik itu dengan sebuah pertanyaan.
“Apa tempat paling berbahaya di dunia, yang pernah kau datangi?” tanya jurnalis NYT, Robert Draper, seperti dikutip dari Politico, Jumat (20/5/2016).
Miliarder AS itupun tertawa. Trump tahu bahwa banyak orang bilang tempat paling berbahaya di dunia adalah Irak. Tapi dia mengakui belum pernah menginjakkan kaki di negara yang sudah hancur akibat perang tersebut. Lalu dia dengan lantang menjawab, Brooklyn sebagai kawasan paling berbahaya di dunia.
“(Saya rasa) Brooklyn. (Tapi) tidak (juga), ada tempat di Amerika Serikat yang masuk kategori paling berbahaya di dunia. Kau bisa pergi ke tempat seperti Oakland (California) atau Ferguson (Missouri). Angka kejahatan di sana lebih buruk (dari di Irak dan Brooklyn). Sungguh,” ujarnya yakin.
Jawaban Trump sayangnya meleset jauh sekali dari laporan tahunan yang dirilis Citizens Council for Public Safety and Criminal Justice di Meksiko. Dari 50 kota di dunia yang masuk kategori bahaya, baik karena tingkat keamanan yang minim dan kriminalitas jalanan yang tinggi, kota di AS yang tingkat kejahatan dan kekerasannya paling tinggi justru terjadi di St. Louis (urutan ke-15) dengan angka kematian 59,23 per 100 ribu penduduk. Lalu ada Baltimore di urutan ke-19, karena angka bunuh dirinya tinggi sekira 54,98 per 100 ribu penduduk, diikuti dengan Detroit di urutan ke-28 (43,89 per 100 ribu penduduk) dan New Orleans sekira 41,44 per 100 ribu penduduk.
Hanya ada empat kota di Negeri Paman Sam yang tergolong rawan kriminalitas, dan tak satupun jawaban Trump tepat sasaran. Bahkan kota paling berbahaya dalam data statistik tersebut sebagian besar terjadi di negara-negara Amerika Latin, seperti Brazil, Venezuela, Colombia dan Honduras.
Akibat pernyataannya yang tak berdasar tersebut, netizen pun ramai mencibirnya. Salah satu komentar pedas dikicaukan Walikota Oakland Libby Schaaf melalui akun Twitternya.
“Tempat paling berbahaya di AS adalah mulut Donald Trump,” pungkas dia.
Setidaknya, mungkin bagi Trump itulah tempat-tempat paling berbahaya di dunia yang pernah ia singgahi. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta