BeritaPrima.com, Ankara – Mantan Komandan Angkatan Udara (AU) Turki, Jenderal Akin Ozturk mengaku menjadi otak perencana upaya kudeta yang terjadi pada Jumat pekan lalu.
|
Berita Terkait
|
Sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (19/7/2016), Ozturk yang sebelumnya ditangkap akhirnya menjalani proses interogasi pada Senin 18 Juli 2016.
Pada interogasi itu, mantan Komandan AU tersebut mengaku berperan sebagai perencana dalam upaya kudeta yang berusaha menggulingkan Presiden Tayyip Erdogan dari jabatannya.
Selain itu, terkait dengan usaha pembersihan para pengikut Kelompok Gulen yang disebut Erdogan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kudeta militer, Kementerian Keuangan Turki pada Senin 18 Juli 2016 merumahkan 1.500 para pekerja yang diduga memiliki keterkaitan dengan Kelompok Gullen.
Kudeta militer yang terjadi pada Jumat 15 Juli 2016 waktu setempat tersebut memang sangat mengguncang dunia dan membuat ketidakstabilan dalam negeri di Turki. Beberapa pihak menyatakan kudeta tersebut hanyalah skenario dari Erdogan yang memang berencana untuk menumpas Kelompok Gulen.
Namun satu hal yang pasti, kudeta tersebut telah menyebabkan lebih dari 200 orang kehilangan nyawanya sehingga diharapkan dengan gagalnya upaya kudeta tersebut maka pemerintahan Turki dapat memimpin negerinya dengan lebih arif. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta