Dianggap Enggak Nyambung, Pengusaha Minta Jokowi Ganti Menteri Susi

Raker DPR-KKP 2015

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiasti. (Foto: BeritaPrima/ Sonny Eko Kusetiawan)

BeritaPrima, Jakarta - Pengusaha merupakan pihak yang paling merasakan buruknya kinerja kinerja menteri-menteri di bidang perekonomian dari kebijakan yang dibuat. Dari seluruh menteri perekonomian, pengusaha memandang kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiasti yang paling memberatkan dunia usaha.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani, mengatakan banyak dari kebijakan yang diciptakan Susi justru memukul berat pengusaha. Salah satunya kebijakan moratorium yang dampaknya bukan hanya dirasakan pengusaha tapi juga nelayan.

“Nelayan kita turun pendapatannya. Bahkan 80 persen nelayan kita itu menghadapi masalah. Dengan kebijakan moratorium ini yang terjadi malah peluangnya yang hilang, sampai saat ini saya enggak tahu kelanjutan moratorium ini,” tutur Haryadi di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (9/5/2015).

Menurutnya, Susi memang mempunyai gaya tersendiri dalam memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun dengan gayanya yang terkenal tegas tersebut, terkesan tidak mempertimbangkan seluruh aspek dalam mengambil keputusan yang ujung-ujungnya memberatkan masyarakat.

“Memang style beliau enggak nyambung dengan kondisi yang dibutuhkan masyarakat. Kita lihat menteri yang style-nya seperti itu kalau bukan ahlinya tunggu hancurnya saja. Ini hanya pandangan saya saja, haknya (reshuffle) masih milik Presiden,” pungkasnya. (feb)

(Visited 687 times, 1 visits today)
Kategori: Industri

Comments

  1. Diana Putri
    Diana Putri 27 Mei, 2015, 14:56

    gak apa2 pak, kan ibu susi sudah dipilih :)

    Reply this comment
    • Malasa
      Malasa 29 Juni, 2015, 22:24

      kita memang perlu orang kaya gini mau diganti sama siapa lagi

      Reply this comment
  2. asi
    asi 29 Juni, 2015, 22:22

    yah perlu orang kaya gini emang indonesia

    Reply this comment

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*