Dulu Bilang Malu Impor Beras, Kini Jokowi Malah Buka Kran Impor

Pasar Induk Beras Cipinang

Pemerintah kini tengah melakukan persiapan untuk melakukan impor beras. (Foto: BeritaPrima/ Sonny Eko Kusetiawan)

BeritaPrina, Jakarta — Pemerintah kini tengah melakukan persiapan untuk melakukan impor beras. Padahal, Presiden Joko Widodo semula kerap mengungkit perasaan malunya saat dia ditanya Presiden Vietnam untuk membeli beras dari negara itu.

Jokowi pun berjanji akan membuat Indonesia swasembada beras. Lalu, apa alasan Jokowi kini membuka keran impor lagi?

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan, Presiden memang berniat untuk tidak melakukan impor beras. Namun, saat ini, kondisi mengharuskan impor dilakukan.

“Sekarang, kondisinya beras dikuasai pedagang yang tentukan harga. Di situlah kita akan melakukan stabilitas,” ujar Rachmat seusai rapat bersama Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Gedung Bina Graha, Kamis (7/5/2015).

Sementara itu, Luhut mengungkapkan, pernyataan Presiden Jokowi adalah target yang harus dicapai. Namun, mencapai target itu tidak mudah.

“Harus swasembada tak semudah membalik telapak tangan. Nah, Menteri Pertanian saya kira sudah ada programnya. Kita lihat hampir pasti kalau tiga tahun ke depan kita tak usah impor lagi,” katanya.

Apabila melakukan blusukan dan bertemu petani, Presiden Jokowi tak pernah lupa menceritakan soal percakapannya dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang saat pelaksanaan APEC di Beijing, Tiongkok, beberapa waktu lalu.

“Saya malu saat bertemu Presiden Vietnam satu bulan lalu. Baru bertemu dia, ditanya apa coba? ‘Presiden Jokowi, beli beras dari saya lagi kapan?’ Coba, malu ndak?” kata Jokowi di hadapan para petani Kecamatan Bojong Jaya, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).

Jokowi pun merasa sangat dilukai harga dirinya. Menurut dia, Indonesia sebagai negara agraris sudah seharusnya bisa berdaulat di sektor pangan.

“Kita tidak mau negara kita impor beras lagi dari luar!” ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui impor beras yang dilakukan Indonesia saat ini lantaran tak pernah ada perbaikan di sektor irigasi. Selama 15 tahun, sebut Jokowi, Pemerintah Indonesia tak pernah membangun waduk baru.

“Insya Allah dengan perbaikan irigasi, pembangunan waduk, target saya ke Mentan, tiga tahun harus bisa swasembada. Tadi saya dibisiki Pak Mentan, katanya sebelum tiga tahun bisa,” ucap dia. (feb)

(Visited 1.281 times, 1 visits today)
Kategori: Bisnis
Tags: #ImporBeras

Comments

  1. Anton
    Anton 25 Mei, 2015, 21:14

    saya senang denagn gaya bicara pak jokowi, santai tapi berisi, tidak punya harapan tinggi tapi hasil kerja selangit, ini pemimpin yang harus ditiru. satu saat kalau pak jokowi maju menjadi indonesia satu (1) pasti 99,9 persen masyarakat dukung. sekarang prestasi pak jokowi di uji lagi di pemikada DKI Jakarta kalau berhasil tidak usa ragu pak maju saja di indonesia satu (1) pasti bisa.

    Reply this comment
    • GERAM
      GERAM 27 Mei, 2015, 14:39

      Ngomong lain jak. Presiden jokowi TIDAK BECUS!! MALAH BAGUSAN SBY.. LIAT RUPIAH.. ANJLOK Msih santai. WTF

      Reply this comment

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*