MEA Membuat Indonesia Diserbu Banyak Bank Asing

Widigdo Sukarman

Mantan bankir senior Widigdo Sukarman

BeritaPrima, Jakarta - Implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan membuat Indonesia diserbu oleh banyak bank dari negara-negara ASEAN. Disisi lain, kesiapan industri perbankan nasional masih menjadi tanda tanya.

Menurut Widigdo Sukarman, penulis buku “Liberalisasi Perbankan Indonesia”, pemberlakuan MEA di sektor perbankan memang baru akan berlaku pada tahun 2020. “Tapi timbul pertanyaan siapa yang diuntungkan?”, kata Widigdo di Jakarta, Rabu (18/3).

Widigdo melihat perbankan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah menata struktur suku bunga dalam mendorong mobilisasi dan alokasi dana secara efisien dan efektif. Selain itu, BOPO perbankan Indonesia masih lebih tinggi dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, ataupun rata-rata ASEAN. “Sehingga perbankan nasional perlu mengandalkan sumber pendapatan di luar bunga, tak hanya mengandalkan pendapatan margin bunga,” ujar Widigdo.

Agar mampu menjaga kualitas dan sistem pengelolaan perbankan yang kompetitif, Widigdo menyarankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), asosiasi perbankan, serta pelaku industri dan beberapa institusi terkait untuk duduk bersama. “Gunanya merumuskan strategi jangka panjang dalam implementasi standardisasi kualitas dan kompetensi bankir berkelanjutan,” pungkas dosen ekonomi UGM tersebut.

(Aditya Sanjaya)

(Visited 32 times, 1 visits today)
Kategori: Bisnis

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*