Erupsi Sinabung, Camat Berastagi Imbau Warga Tak Keluar Rumah - BeritaPrima.com
Senin , 31 Oktober 2016
Sinabung3

Erupsi Sinabung, Camat Berastagi Imbau Warga Tak Keluar Rumah

BeritaPrima.com, Medan - Akibat aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) secara terus menerus mengalami erupsi, pada Jumat (26/8/2016) sejak pagi hingga sore, Kota Berastagi dan sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Karo, diguyur abu vulkanik.

Camat Berastagi, Mirton Ketaren, akhirnya mengimbau warganya untuk tak beraktivitas di luar rumah jika tak ada yang terlalu penting. Jika memang harus keluar rumah, warga diminta menggunakan masker.

“Kita mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas diluar rumah, dan jika perlu warga menutup pintu agar debu tidak masuk rumah. Sedangkan untuk kebutuhan kesehatan pernapasan, sejumlah masker dengan stok yang ada sudah kita bagi-bagikan ke masyarakat. Kita juga melakukan penyiraman di wilayah objek-objek wisata terutama kota,” ujarnya.

Diketahui, berdasarkan data Pos Pemantau Gunung Api (PPGA) Sinabung, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Jumat (26/8/2016) malam, tercatat sejak pukul 06.00-12.00 WIB, telah terjadi 1 kali awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 4 Km meter ke arah Tenggara-Timur.

Visual di sekitar gunung tertutup kabut akibat cuaca mendung dan hujan, angin sedang-kencang ke arah Timur dengan suhu udara 18-20°C. yang disertai hujan gerimis-sedang pada pukul 06.15-10.25 WIB pagi.

Terjadi 14 kali gempa guguran dengan amplitudo maksimal 4-120 milimeter (mm) dengan lama gempa 36-445 detik. Gempa Low Frequency terjadi 2 kali dengan amplitudo maksimal 5-89 mm dengan lama gempa 16-27 detik. Gempa Hybrid terjadi 6 kali dengan amplitudo maksimal 3-11 mm dan lama gempa 15-19 detik.

Sinabung2

Sementara, sejak pukul 12.00-18.00 WIB, terjadi erupsi sebanyak 2 kali dengan ketinggian kolom debu mencapai 500 meter. Sedangkan awan panas guguran terjadi 1 kali dengan jarak luncur 2.700 meter ke arah Selatan-Tenggara. Visual disekitar gunung jelas-sebagian tertutup kabut dengan cuaca berawan-mendung. Angin perlahan-sedang ke arah Timur-Tenggara dengan suhu udara 19-20°C.

Seismik, terjadi 17 kali guguran dengan amplitudo maksimal 2-96 mm dengan lama gempa 45-289 detik. Terekam, gempa Low Frequency terjadi 4 kali dengan amplitudo maksimal 3-9 mm dengan lama gempa 11-22 detik. Gempa hybrid terjadi 5 kali dengan amplitudo maksimal 2-14 mm dengan lama gempa 8-23 detik. Gempa tektonik lokal terjadi 1 kali dengan amplitudo maksimal 16 mm dan lama gempa 27 detik. (dyn)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sahibinden oto ekspertiz boyasız göçük düzeltme doğal parfüm web tasarım ferforje