BeritaPrima.com, Medan - Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengalami letusan (erupsi) secara terus-menerus sepanjang hari Jumat 26 Agustus 2016.
Bahkan material kubah lava sebanyak 2,6 juta meter kubik telah runtuh akibat tingginya aktivitas Sinabung.
“Suplai energi dan tekanan dari dapur magma, membuat aktivitas Gunung Sinabung sangat tinggi. Erupsi disertai awan panas guguran secara terus-menerus berlangsung di Gunung Sinabung. Gempa guguran juga masih tinggi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (26/8/2016) malam.
Untuk itu, Sutopo menegaskan, agar warga di Kabupaten Karo, benar-benar mematuhi zona merah radius 7 kilometer, karena potensi erupsi dengan luncuran awan panas dari kubah lava masih sangat tinggi.
“Kami mengimbau agar masyarakat benar-benar mematuhi arahan PVMBG. Sekali lagi, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di zona merah. Masyarakat yang berada di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung, juga diminta mewaspadai bahaya lahar,” imbaunya. (dyn)

BeritaPrima.com Bicara Fakta