Pekerjaan halal apapun dilakukannya di sela waktu belajar demi keluarga. Ia pernah menjadi pelayan di rumah makan hingga menjaga toko di daerah perkebunan di Gunungpati. Menurutnya kerja keras dan berserah diri kepada Allah pasti akan menghasilkan sesuatu.
“Kuncinya itu yakin dan terus berusaha belajar giat. Saya yakin kalau berusaha dan minta sama Allah, maka keinginan kita pasti tercapai,” ujar Firna.
Setelah mendapat gelas sarjana, Firna belum berhenti berjuang, ia punya cita-cita melanjutkan ke pendidikan S2 ilmu politik. Ia berharap bisa berkuliah di National University of Singapore atau Universitas Gajah Mada.
“Saya ingin melanjutkan sekolah ilmu politik lagi. Ingin sekali ke National University of Singapore, kalau tidak ke UGM,” katanya.
Sementara itu Rektor Unnes, Fathur Rokhman mengatakan peluang Firna mendapatkan beasiswa magister ke Singapura sangat terbuka. Melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Firna akan diusahakan agar bisa meraih cita-citanya itu.
“Saya sudah berkonsultasi dengan pak Menristek Dikti, bilang ada mahasiswa Unnes anak pemulung tapi merupakan mahasiswa dengan skripsi terbaik dan ingin melanjutkan S2. Pak Menteri sudah menjawab akan bantu mengkomunikasikan,” kata Fathur. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta