Diakui Erinda, anggota tim lainnya, bra sejenis untuk penderita kanker payudara sebenarnya sudah ada di luar negeri, namun dibuat menggunakan silikon sebagai bahan bantalan. Sementara bra yang mereka buat hanya menggunakan bahan dakron. Sehingga harganya pun lebih murah.
“Buntalan dakron, elastis dan berongga sehingga menurut kami pemulihan pasca operasi lebih cepat karena ada sirkulasi dan tidak menyebabkan bekas luka jahitan operasi tambah parah,” kata Erinda
Sekilas, bra yang mereka buat tidak ubahnya dengan bra biasa untuk wanita yang memiliki panyudara normal. Namun Bra K POP ini dilengkapi kantung yang bisa diisi bantalan dengan resleting di belakang.
”Di cup ada semacam kantung, dapat diisi bantalan sesuai dengan kebutuhan pasien,” kata Erinda.
Bra tersebut, menurut Erinda, sudah diujicoba untuk dipakai oleh tujuh pasien penderita kanker panyudara. Menurutnya, selama ini para pasien merasa nyaman menggunakan bra tersebut.
“Kami terus mempromosikan bra tersebut melalui Yayasan Kanker Indonesia,” ujar Erinda. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta