Adapun mata uang Inggris, pound sterling melemah hingga 10 persen terhadap dollar AS ke level terendah, sebelum kemudian menguat sedikit. Mata uang euro juga melemah 2,6 persen terhadap dollar AS.
Berkebalikan dengan babak belurnya pasar modal, harga emas justru mencatatkan kenaikan hingga 5 persen dan mata uang yen Jepang melonjak 4,2 persen erhadap dollar AS dan 7 persen terhadap euro.
Adapun mata uang dollar AS diperdagangkan di bawah 100 yen untuk pertama kalinya sejak November 2013.
Berikut bursa-bursa di sejumlah negara yang mengalami penurunan tajam akibat “Brexit”
Indeks Dow Jones, New York (-3,39 persen)
Indeks Nasdaq, New York (-4,12 persen)
Indeks S&P 500, New York (-3,59 persen)
Indeks Nikkei225, Tokyo (-7,92 persen)
Indeks FTSE 100, London (-3,15 persen)
Indeks DAX, Frankfurt (-6,82 persen)
Indeks BEL-20, Brussels (-6,4 persen)
Indeks CAC 40, Paris (-8,04 persen)
(aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta