BeritaPrima.com - Dua tim kuat, Italia dan Spanyol, akan bertemu pada babak 16 besar Piala Eropa di Stade de France, Senin (27/6/2016). Bukan mustahil, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Untuk babak “tos-tosan”, Spanyol pantas diunggulkan. Mereka sudah melakoni empat kali adu penalti pada Piala Eropa, tiga di antaranya berakhir dengan kemenangan.
Sebaliknya, Italia terlihat inferior dalam adu penalti. Mereka cuma memenangi satu dari tiga kesempatan.
Kedua tim juga sempat melakoni babak adu penalti ketika bertemu pada semifinal Piala Eropa 2008. Ketika itu, tiga pemain gagal menunaikan tugas eksekusi, yaitu Daniele De Rossi, Mauro Camoranesi, dan Daniel Guiza.
Memori delapan tahun lalu boleh saja mengunggulkan Spanyol. Hanya, tim berjulukan La Furia Roja tengah disorot karena sosok eksekutor. Sergio Ramos sebagai penendang utama gagal menuntaskan tugasnya pada laga kontra Kroasia, Jumat (17/6/2016).
Setelah pertandingan tersebut, Andres Iniesta mengaku sebagai eksekutor sebenarnya. Ramos mengambil alih tugas karena merasa lebih percaya diri.
Lalu, siapa eksekutor Spanyol apabila laga ditentukan dengan adu penalti?
BeritaPrima.com Bicara Fakta